LASAKKANTB_Mataram:Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra, menyatakan alat pelindung diri (APD) yang digunakan tenaga kesehatan di RSUD Kota Mataram sudah sesuai standar.

"Setiap APD yang masuk, terlebih dahulu kita seleksi sebelum digunakan," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi 39 tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar COVID-19, padahal dalam melaksanakan tugas mereka menggunakan APD lengkap dan standar.

Bahkan, kata dr Herman Mahaputra atau biasa disapa dr Jack ini, pihaknya memiliki tim khusus yang melakukan seleksi untuk setiap APD yang masuk, dikomandoi oleh Dokter Patologi Klinik.

"Jadi kita tidak main-main memberikanAPD kepada nakes," katanya.

Menurutnya, 39 nakes yang terpapar COVID-19 dan saat ini 50 persen diantaranya sudah sembuh itu, terpapar bisa karena faktor internal dan eksternal sebab selain bekerja di RS, mobilisasi nakes di luar juga tidak diketahui.

"Tapi yang terpenting, nakes kita yang terpapar saat ini dalam kondisi baik dan 50 persennya sudah sembuh," katanya.

Dikatakan, dengan terpaparnya puluhan nakes tersebut tidak mempengaruhi pelayanan yang ada di RSUD Mataram, semua dapat tertangani. Baik itu pasien reguler maupun COVID-19.

"Penambahan tenaga medis memang ada, tapi itu kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kita memiliki backup tenaga yang banyak," katanya.(poel)

Baca Berita Terkait
Comments ( 0 )
Anda berkomentar sebagai pengunjung, silahkan login atau register